Wahai anakku, saat aku tulis ini mungkin saja kamu sedang tertidur lelap. Disini Papa mencoba menangkap mimpi nak, barangkali saja impianmu saat ini mendekatiku. Sekian waktu dari setiap malam yang aku lewati, doa selalu terkirim untukmu. Papa merindukanmu Nak, ingin sekali rasanya aku dengar panggilanmu membangunkan tidurku. Baik-baik ya dengan Mamamu. Katakan padanya, tak ada yang lebih baik selain menjalani sisa hidup yang dipilih.
Bekasi, 2011.

0 comments:
Post a Comment